Manfaat MInyak Ikan Bagi Tubuh

Pernah mencoba mengonsumsi minyak ikan? Tahukah Anda banyak manfaat yang diberikan oleh minyak ikan? Manfaat minyak ikan bagi tubuh dipercaya bisa membantu mengatasi penyakt jantung dan gejala arthritis. Selain itu minyak ikan teranya juga bisa mengatasi masalah gejala manic depresif. Manik depresfi adalah dimana keadaan menunjukkan suatu perubahan mood seseorang dengan tingkat keparahan yang sangat tinggi dan bisa mempengaruhi suasana hati seseorang.

Zat kimia yang ada di dalam minyak ikan bisa memberikan manfaat minyak ikan bagi tubuh untuk otak. Kandungan yang ada di dalam minyak ikan adalah asam lemak omega-3. Ikan yang mngandung omega-3 adalah ikan salmon dan cod. Selain ada di dalam ikan, omega-3 ini juga terkandung di dalam minyak canola dan flaxseed. Manfaat minyak ikan bagi tubuh karena mengandung omega-3 ini adalah untuk membantu memperlancar aliran darah pada arteri yang mengalam penyempitan untuk penderita penyakit jantung.

Manfaat minyak ikan bagi tubuh yang lainnya adalah untuk pelumas sambungan tulang yang mengalami nyeri pada penderita arthritis tulang. Selain itu juga bisa mengatasi untuk membantu menurunkan terjadinya penyakit kanker payudara, mencegah pembengkakan yang terjadi pada usus, dan membantu masalah selulit.

Minyak ikan yang terkandung di dalam ikan makarel bisa membantu menurunkan kolesterol darah dan juga sebagai bentuk pencegahan dari terbentuknya karat lemak, penyumbat yang terjadi pada pipa pembuluh koroner Antung. Oleh sebab itulah, resiko terjadinya penyakit jantung akan mengalami penurunan jika mengonsumsi banyak makan ikan, khususnya adalah ikan laut.

Sebenarnya manfaat ikan memang sudah terbukti dari zaman dahulu. Namun, minat masyakarat untuk mengonsumsi ikan sebanyak dua kali dalam seminggu masih sangat kecil. Oleh sebab itulah, cara lain untuk mengatasi ketidaksukaan Anda untuk mengonsumsi ikan yang dimasak atau diolah, Anda bisa ganti sebagai bentuk pemenuhan protein tubuh dengan mengonsumsi suplemen minyak ikan.

Minyak ikan saat ini banyak dijual dalam bentuk kemasan kapsul dan juga minyak ikannya yang sudah dicampur dengan rasa lain sehingga tidak menimbulkan rasa mual pada anak jika sedang mengonsumsi minyak ikan ini.

 

Posted in Manfaat Minyak Ikan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Membuat Minyak Ikan

Minyak ikan diperoleh dengan cara ekstrasi. Ekstraksi minyak adalah suatu cara untuk mendapatkan minyak atau lemak dari bahan. Cara ekstraksi yang biasa dilakukan, yaitu metode ekstraksi dengan aseton, metode ekstraksi dengan hidrolisa, metode Dry Rendering, metode Wet Rendering dan ekstraksi dengan silase.

Pada pembuatan minyak ikan dilakukan metode Wet Rendering, yaitu proses yang umumnya digunakan untuk membuat tepung ikan. Tahap proses ini meliputi kombinasi pemasakan dan pengeringan dengan menggunakan uap panas pada keadaan hampa. Pengadukan secara lambat dilakukan selama pengeringan tepung ikan dan dilakukan pengepresan untuk memisahkan tepung dan minyak ikan.

Bahan baku industri minyak ikan adalah minyak ikan dari ikan-ikan pelagis dengan kadar lemak yang tinggi. Sumber minyak ikan tersebut dapat dari :

a. Hasil ekstraksi yang khusus untuk diambil minyaknya

b. Hasil ekstraksi dari pengolahan tepung ikan

c. Hasil samping dari pengolahan ikan kaleng

Ketiga sumber pasokan tersebut dapat digunakan namun akan mempengaruhi kepada mutu minyak, harga bahan baku, dan jumlah ketersediaan pasokan. Untuk menanggulangi kemungkinan kekurangan pasokan bahan baku maka perhitungan jumlah ketersediaan pasokan tidak hanya berasal dari domestik tetapi juga berasal dari luar negeri (import).

Penanganan Bahan Mentah Ikan setelah ditangkap, diambil hatinya, cuci dengan air laut, kemudian masukkan kedalam kantong plastik. Kantong-kantong plastik itu kemudian dimasukkan kedalam peti berinsulasi dan dies dengan menggunakan es hancuran yang perbandingannya 1 : 1.

Pengesan ini dilakukan selama penangkapan hingga saat hati ikan tersehut diekstraksi minyaknya.Untuk memperoleh minyak, maka dilakukan ekstraksi dengan mencampur hati cucut botol dengan asam formiat teknis sebanyak 1% dari berat hati cucut botol (proses silase). Setelah 3 hail proses silase, kemudian dilakukan penyaringan hasil silase melalui kain blacu untuk memperoleh minyak kasar.

Setelah itu dilakukan pemurniaan minyak ikan. Tahapan-tahapan pemurnian minyak ikan, yaitu :

a. Penyaringan,

b. Degumming,

c. Nertlasisasi,

d. Pemisahan sabun,

e. Pemucatan dan Deodorisasi

Tujuan dari pemurnian minyak ikan adalah untuk menghilangkan rasa dan bau yang tidak enak, warna yang tidak menarik, dan memperpanjang masa simpan minyak sebelum dikonsumsi dan digunakan sebagi bahan mentah dalam industri. Kualitas minyak ikan yang dihasilkan pada proses pemurnian tergantung pada cara penyimpanan dan penanganan ikan sebelum dimurnikan

Pada tahap penyaringan, minyak ikan yang diperoleh sebagai hasil damping pengolahan tepung ikan atau ikan kaleng disaring terlebih dahulu dengan penyaring kawat untuk memisahkan kotoran-kotoran visual seperti sisa daging dan gumpalan protein. Minyak yang telah bebas dari kotoran visual ditentukan kandungan asam lemak bebasnya (free fatty acid/FFA).

Deguming merupakan proses pemisahan getah dan lender yang terdiri Dri fosfatida, protein, residu karbohidrat, air, dan resin tanpa mengurangi jumlah asam lemak bebas dalam minyak

Degumming dilakukan dengan penambahan NaCl 8% kedalam minyak ikan pada suhu 60 derajat Celcius selama 15 menit. Larutan NaCl yang ditambahkan sebanyak 40% dari volume minyak yang dimurnikan dan selama degumming dilakukan pengadukan atau proeses degumming juga dapat dilakukan dengan menambahkan NaOH 2-3% air atau larutan NaCl, atau menambahkan larutan firofosfatida pada minyak, kemudian disentrifugas pada suhu 30-50 derajat Celcius. Getah fosfatida akan terpidahkan pada sentrifuse sebanyak 3,5% dari minyak asal.

Netralisasi adalah suatu prosesuntuk memisahkan asam lemak bebas dari mynak atau lemak dengan cara mereaksikan asam lemak bebas dengan basa atau pereaksi lainnya sehingga membentuk sabun (soap stoc)

Netralisasi dilakukan dengan menambahkan larutan NaOH 1N ke dalam minyak yang sudah mengalami proses degumming. LArutan NaOH 1N ditambahkan dalam minyak ikan pada suhu 60 derajat Celcius selama 15 menit. Jumlah NaOH yang ditambahkan ditentukan dengan rumus sebagai berikut:

%NaOH = %FFA x 0,142

Posted in Manfaat Minyak Ikan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Fungsi Minyak Ikan

Ikan tidak hanya sekedar mempunyai daging yang enak untuk dimakan, namun juga menyehatkan. Selain itu, ikan juga memiliki minyak yang sangat bermanfaat untuk siapapun yang mengkonsumsinya, mulai dari bayi, balita, remaja, dewasa maupun lansia. Hal ini disebabkan oleh kandungan asam lemak omega 3 pada minyak ikan, kaya akan gizi yang dapat membantu proses perkembangan otak dan kecerdasan, perkembangan indera penglihatan maupun sistem imun tubuh pada bayi dan balita.

Minyak ikan yang termasuk bahan makanan sumber lemak yang rendah akan kolesterol, dan sangat aman untuk dikonsumsi bagi orang dewasa yang mengidap kolesterol. Hal ini terbukti dari pola hidup bangsa Eksimo. Mereka sangat suka mengkonsumsi minyak ikan, dan hanya sedikit dari mereka yang terkena serangan jantung koroner.

Sedangkan manfaat asam lemak omega 3 pada darah yaitu membantu agar pembuluh darah menjadi kuat, memperbaiki tekanan darah pada penderita hipertensi, dan semua penyakit yang berhubungan dengan gangguan pembuluh darah. Dalam sebuah studi klinis terbaru di Australia, mengkonsumi minyak ikan dengan teratur mampu menurunkan risiko kematian pada penderita kelainan jantung dan pembuluh darah

Selain mengandung asam lemak, minyak ikan juga mengandung vitamin A dan vitamin D. Kedua vitamin tersebut berfungsi untuk membantu proses perkembangan mata, menjaga kesehatan mata, menumbuhkan dan membentuk tulang dan gigi agar kuat. Kadar kedua vitamin ini akan meningkat seiring dengan pertumbuhan usia ikan. Oleh sebab itu, jauh lebih baik mengkonsumsi ikan yang sudah dewasa daripada ikan yang masih berusia kanak-kanak.

Bagi orang berusia lanjut, rutin mengkonsumi minyak ikan sebanyak dua kali seminggu, dapat menghindari mereka dari ancaman kebutaan akibat gangguan penglihatan degeneratif yang dikenal sebagai Age-related Macular Degenaration (AMD). Gangguan ini terjadi akibat penipisan dan pendarahan di sekitar daerah pusat retina mata. Dengan mengkonsumsi minyak ikan, sel-sel retina mata akan diperbaharui.

Asam lemak omega-3 jamak ditemukan pada jenis ikan salmon, tuna, sardin, herring, makerel, kerang-kerangan, dan swordfish. Di Indonesia, ikan lemur adalah salah satu jenis ikan yang banyak mengandung asam lemak omega-3, mampu menurunkan kadar superoksida yang merusak jaringan otot jantung. Agar kandungan asam lemaknya tidak hilang saat diolah, ikan ini jangan digoreng melainkan cukup direbus. Untuk menjaga kualitas minyak ikan, simpanlah minyak ini dalam wadah yang tertutup rapat-rapat, dan letakkan di tempat yang sejuk.

Mulai sekarang, daripada mengkonsumsi minyak sayur, lebih baik diganti dengan minyak ikan. Pada kenyataannya, meski kandungan prostanoid minyak sayur dapat mengendalikan tekanan darah, di satu sisi minyak sayur dapat menimbulkan nyeri akibat sejumlah pembengkakkan pada tubuh.

Meski demikian, terlalu banyak mengkonsumsi minyak ikan dapat menurunkan kadar vitamin E dalam tubuh, dan menimbulkan keracunan vitamin A dan D. Ini karena minyak ikan berasal dari ekstrak hati ikan, sedangkan salah satu fungsi hati ikan adalah menyaring racun. Disarankan mengkonsumsi dua ikan berlemak setiap minggu, atau 800 sampai 1000 miligram per hati. Untuk memberi minyak ikan pada anak, berikan sesuai dengan berat badannya. Misalnya, jika anak memliki berat badan 10 kilogram, cukup mengkonsumsi minyak ikan sebanyak satu sendok teh.

Posted in Manfaat Minyak Ikan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Sejarah Minyak Ikan

Asam lemak omega-3 yang terkandung dalam minyak ikan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Minyak ikan dikenal karena diyakini bisa menurunkan risiko penyakit jantung.

Sejarah Minyak Ikan

Minyak hati ikan Cod (Cod liver oil), merupakan salah satu jenis minyak ikan yang sudah digunakan selama ratusan tahun.

Masyarakat miskin di Inggris bagian utara, Skotlandia, Irlandia, Eropa bagian utara, Islandia, dan Newfoundland memberikan minyak hati ikan Cod untuk hewan ternak mereka.

Setelah melihat bahwa minyak hati ikan Cod ini membuat hewan ternak begitu sehat, akhirnya mereka mulai mengonsumsi minyak ikan tersebut untuk diri mereka sendiri.

Para nelayan menggosokkan minyak hati ikan Cod pada kulit dan sendi yang terasa nyeri. Mereka juga mengonsumsi minyak ikan untuk melawan pilek dan flu ketika berada di laut.

Komposisi Minyak Ikan

Minyak ikan berasal dari jaringan pada jenis ikan tertentu yang berminyak. Minyak ikan mengandung asam lemak omega-3, eicosapentaenoic acid (EPA), dan docosahexaenoic acid (DHA), yang merupakan prekursor untuk eicosanoids yang bisa mengurangi peradangan di seluruh tubuh.

Beberapa ikan kecil tertentu mendapatkan minyak ikan dari hasil memakan ganggang mikro (microalgae) yang memproduksi asam lemak tersebut.

Ikan yang lebih besar yang mengandung minyak menjadi predator dengan memakan ikan kecil yang tubuhnya kaya akan asam lemak.

Manfaat Minyak Ikan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kadar DHA dan EPA dalam ikan atau suplemen minyak ikan memiliki banyak manfaat, diantaranya yaitu :

1. Menurunkan kadar trigliserida

2. Memperlambat pembentukan plak pada pembuluh darah

3. Menurunkan tekanan darah

4. Mengurangi risiko serangan jantung dan stroke pada orang yang diketahui menderita penyakit jantung

5. Menjaga kulit terlihat lebih muda

6. Meningkatkan fungsi otak

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment